Nasional

Tak Tanggung-tanggung, PSI Minta Bangun 100 Ribu Sekolah Alasannya Karena Ketimpangan Pendidikan

×

Tak Tanggung-tanggung, PSI Minta Bangun 100 Ribu Sekolah Alasannya Karena Ketimpangan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Ketimpangan Pendidikan
Ilustrasi ketimpangan pendidikan. (Foto: CNN Indonesia).
Ketimpangan Pendidikan
Ilustrasi ketimpangan pendidikan. (Foto: CNN Indonesia).

“Konsekuensinya lulusan SD akan berebut masuk SMP. Apalagi dengan sistem zonasi, karena akan ada wilayah yang tidak memiliki SMP, atau lokasi SMP-nya jauh,” lanjutnya.

Peraturan Pemerintah (PP) No 47 Tahun 2008 pasal 1 ayat 1 tegas menyebutkan Wajib Belajar adalah program pendidikan minimal yang harus diikuti oleh warga negara Indonesia atas tanggung jawab Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Baca Juga:  Terkait Dugaan Guru SMP Negeri di Serdang Bedagai Selingkuh, Ini Tanggapan Dinas Pendidikan

Furqan menekankan, membangun SMP sebanyak SD tersebut memastikan fungsi dan tujuan wajib belajar 9 tahun menjadi terlaksana sebagaimana amanat pasal dua yang berbunyi

Baca Juga:  PSI Kota Bandung Optimis Bisa Memperoleh 7 Kursi, Ini Caranya

Wajib Belajar berfungsi mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi warga negara Indonesia.

Wajib belajar bertujuan memberikan pendidikan minimal bagi warga negara Indonesia untuk dapat mengembangkan potensi dirinya agar dapat hidup mandiri di dalam masyarakat atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. (Red)

Baca Juga:  Kaesang Pangarep dapat Kritik Habis-habisan dari Petinggi NasDem: Anak Presiden Mestinya Sabar!
Pages ( 3 of 3 ): 12 3