Pasundan

Ketidakhadiran Demiz Tak Mengubah Mekanisme Debat

×

Ketidakhadiran Demiz Tak Mengubah Mekanisme Debat

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Kendati calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) Deddy Mizwar dikabarkan tidak akan hadir pada ajang debat kandidat pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jabar ketiga besok, Jumat (22/6/2018), namun hal itu takkan mengubah mekanisme debat.

“Tidak ada perubahan mekanisme. Masa karena satu orang kemudian diubah? Akan tetap berjalan seperti yang sudah direncanakan sebelumnya,” terang Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Yayat Hidayat saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Kamis malam melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Simak, Inilah Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19

Yayat juga mengaku belum menerima kabar bahwa Deddy takkan hadir. Lanjutnya, debat kali ini berbeda dari sebelumnya, sesi tanya jawab diganti menjadi pendalaman oleh para panelis pada cagub dan cawagub.

Baca Juga:  Perusakan Hutan Ciampel Akibat Tambang Tanah Merah, Tanggung Jawab Siapa?

Penggantian itu karena permintaan salah satu calon. Perubahan tersebut juga bertujuan untuk menghindari konflik dan kegaduhan seperti yang terjadi pada debat kedua di Universitas Indonesia, Mei lalu.

Sementara itu, KPU Jabar telah mengirimkan undangan kepada para pasangan calon (paslon) untuk menghadiri debat besok. Jika ada paslon yang menolak hadir, maka hal tersebut tidak akan mengakibatkan sanksi meski ada kerugian kehilangan kesempatan berkampanye bagi paslon tersebut.

Baca Juga:  Kurangi Pencemaran Sungai, DKPP Jabar Dorong Peternak Olah Kohe Jadi Pupuk Organik

“Kalau pun tidak mau datang, itu pilihan calon. Kalau rugi, itu bukan salah KPU. Tidak ada sanksi untuk yang tidak datang. Itu terserah calon untuk ikut atau tidak,” jelas Yayat. (Vie)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tinggalkan Balasan