Tak Perlu Khawatir Kolesterol Naik Karena Konsumsi Daging Saat Iduladha, Ini Tipsnya

Proses pembuatan sate Maranggi kaleng yang dibuat Lina Herlina, pemilik Warung Sasate Maranggi. (Foto: Gin/Jabarnews)

Tak hanya itu, ternyata kolesterol pun bisa naik diakibatkan trigliserida yang banyak ditemukan pada makanan olahan tepung.

“Jadi kolesterol naik itu bukan hanya diakibatkan dari makan daging, tapi juga konsumsi makanan-makanan ini (tepung). Trigliserida menyebabkan jantung koroner,” tuturnya melansir dari laman bandung.go.id.

Baca Juga:  Mengenal Infeksi Paru, Penyakit yang Diderita Menpan RB Tjahjo Kumolo Sebelum Meninggal

Ia menyebutkan, ada beberapa gejala jika kolesterol dalam tubuh mulai meningkat. Ada yang tiba-tiba merasa sakit di pundak, kepala, dada, pusing, bau mulut, atau sembelit karena kekurangan serat.

Baca Juga:  Warga Pendatang Di Karawang Lebih Dominan

“Ada juga yang cepat capai, kesemutan, bahkan ada yang malah tidak pernah merasakan apa-apa. Ketahuannya itu saat dia cek kesehatan di lab,” ujarnya.

Baca Juga:  Waspada !!! Bahaya Kangker Payu Dara, Berikut Ciri-cirinya

Sebenarnya, menurut Intan, tidak semua kolesterol itu buruk untuk tubuh. Kolesterol sendiri ada dua jenis, Low-density lipoprotein (LDL) dan High-density lipoprotein (HDL).