Ragam

Terjebak di Maroko, Pekerja Migran Asal Bekasi Minta Bantuan Pemerintah Ingin Pulang

×

Terjebak di Maroko, Pekerja Migran Asal Bekasi Minta Bantuan Pemerintah Ingin Pulang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pekerja migran Indonesia.
Ilustrasi pekerja migran Indonesia. (foto: istimewa)

Setibanya di negara tujuan, Lely justru diminta mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga. Situasi makin memburuk ketika ia mengalami perlakuan kasar dari majikan pertamanya, termasuk kekerasan verbal dan tindakan fisik seperti menoyor kepalanya.

Baca Juga:  TKW Asal Karawang Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi, Ini Kasus yang Menjeratnya

Selama hampir sebulan bekerja, gaji yang diterimanya pun tidak utuh karena dipotong oleh agen penyalur.

Setelah keluar dari tempat kerja pertama, Lely dipindahkan ke majikan lain. Namun hubungan kerja itu hanya bertahan satu hari. Majikan barunya kemudian mengembalikan Lely kepada agen.

Baca Juga:  Mengingat Macaulay Culkin, Bintang Home Alone yang Beranjak Dewasa

Menurut dia, tekanan justru semakin besar setelah agen penyalur menghubungi keluarganya di Bekasi. Agen tersebut meminta sejumlah uang untuk biaya pemulangan sambil melontarkan kata-kata yang dianggap intimidatif.

Baca Juga:  Syahrini Rayakan Ulang Tahun ke-40, Melly Goeslaw: Happy Milad

Merasa terancam, Lely akhirnya memilih mendatangi KBRI setelah mendapat saran dari kakaknya di Bekasi.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34