Kelas Olahraga, Seni, hingga Industri Kreatif
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan program ini dirancang dengan pendekatan yang lebih luas dari sekolah reguler.
Prestasi siswa tidak hanya diukur dari nilai akademik, tapi juga dari pencapaian di bidang olahraga, seni, dan industri kreatif.
“Dua hal, prestasi akademik dan prestasi non-akademik, jadi di Sekolah Maung nanti bukan hanya yang akademiknya baik, tetapi yang berprestasi di bidang olahraga, di bidang seni, industri kreatif tetap sekolah di situ,” ujar Dedi Mulyadi.
Ke depannya, siswa akan dikelompokkan dalam kelas-kelas sesuai minat dan keahlian masing-masing.





