Ragam

Pagi Ini, Samosir dan Nias Barat Diguncang Gempa Empat Kali

×

Pagi Ini, Samosir dan Nias Barat Diguncang Gempa Empat Kali

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | SAMOSIR – Gempa sebanyak 3 kali guncang pulau Samosir sekitar danau Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (25/5/2021).

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Hartanto, gempa di Kabupaten Samosir dengan magnitudo 2.3 terjadi pukul 00.14 WIB.

“Episenter gempa tektonik terletak pada koordinat 2.58 Lintang Utara dan 98.76 Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 8 km Tenggara, Samosir di kedalaman 1 Km,” ucapnya.

Baca Juga:  Rombongan Pelajar SMP Asal Depok Alami Kecelakaan di Tol Cipali

Kemudian gempa dengan magnitudo 3.5 pada pukul 00.19 WIB, episenter gempa tektonik terletak pada koordinat 2.60 Lintang Utara dan 98.75 Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 5 km Tenggara, Samosir di kedalaman 1 Km.

Kata dia, gempa bumi juga terjadi di Kabupaten Nias Barat pukul 00.28 WIB. Episenter gempa tektonik terletak pada koordinat 00.11 Lintang Utara dan 96.75 Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 123 Km Barat Daya, Nias Barat di kedalaman 29 Km.

Baca Juga:  Surat Lusi Meilani: Ada Banyak Cerita Yang Jadi Kebanggaan Purwakarta

Gempa kembali terjadi di Samosir dengan magnitudo 2.2 terjadi pukul 00.35 WIB. Episenter gempa tektonik terletak pada koordinat 2.60 Lintang Utara dan 98.75 Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 5 Km Tenggara, Samosir di kedalaman 1 Km.

Disusul gempa magnitudo 1.7 terjadi pukul 00.44 WIB. Episenter gempa tektonik terletak pada koordinat 2.64 Lintang Utara dan 98.75 Bujur Timur berlokasi di laut pada jarak 5 Km Timur Laut, Samosir di kedalaman 1 Km.

Baca Juga:  Media Rusia Sebut Ada Lab Biologis AS di Indonesia, Simpan Virus Berbahaya

“Selain Samosir, gempa bumi juga terjadi di Nias Barat, tidak berpotensi tsunami,” terang Hartanto.

Menurut dia, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diduga akibat dari kombinasi sesar lokal dan swarm

“Sampai saat ini tidak ada laporan masyarakat merasakan disebabkan guncangan gempa,” bilangnya. (Ptr)

Tinggalkan Balasan