Daerah

Warga Cirebon Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan di China, Alami Kekerasan dan Sulit Pulang!

×

Warga Cirebon Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan di China, Alami Kekerasan dan Sulit Pulang!

Sebarkan artikel ini
Perdagangan Orang
Ilustrasi perdagangan orang. (Foto: Ist/Net).

JABARNEWS | CIREBON – Seorang perempuan berinisial V, warga Desa Gombang, Kabupaten Cirebon, diduga menjadi korban praktik pengantin pesanan setelah dibawa ke China dan menghadapi berbagai persoalan, termasuk dugaan kekerasan serta hambatan untuk kembali ke Indonesia.

Baca Juga:  Manggis Khas Purwakarta Tembus Pasar China, Anne Ratna Mustika Bilang Begini

Kuasa hukum keluarga dari YLBHI Garuda Sakti, Asep Maulana Hasanudin, mengatakan kasus tersebut bermula saat korban bekerja di Jakarta, tepatnya di kawasan Pantai Indah Kapuk. Ia menyebut korban awalnya difoto oleh seorang warga negara asing asal Tiongkok tanpa sepengetahuannya.

Baca Juga:  Cicak Mulai Jadi Primadona Ekspor, Dikirim ke Hongkong dan China

“Awalnya V bekerja di Jakarta. Tanpa sepengetahuannya dia difoto oleh warga negara asing asal Tiongkok, lalu dari situ komunikasi mulai terjalin,” kata Asep di Cirebon, Jumat (28/2/2026).

Menurut dia, komunikasi tersebut berkembang menjadi pendekatan pribadi. Korban kemudian ditawari menjalin hubungan hingga diarahkan pada rencana pernikahan dengan pria tersebut.

Baca Juga:  Sausap-saulas Toponimi Purwakarta (7): Ngajajah Milangan Tegal

“Awalnya hanya ditawari sebagai pacar. Karena hampir setiap hari diperlihatkan foto-foto pria tersebut, akhirnya V merespons dan beberapa kali bertemu,” ujarnya.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23