JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memperkuat pendidikan karakter bagi pelajar sekolah menengah pertama (SMP) menyusul temuan bahwa siswa kelas 9 kerap menjadi target perekrutan geng motor.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan data dari Polrestabes Bandung menunjukkan kelompok usia tersebut rentan direkrut sebagai anggota baru.
“Datanya tidak bohong. Kelas 9 sering menjadi pintu masuk perekrutan anggota baru geng motor,” kata Farhan dalam keterangan yang diterima, Selasa (3/3/2026).
Ia mengaku pernah turun langsung melakukan patroli malam bersama Tim Prabu di sejumlah titik sekitar sekolah. Dari patroli tersebut, ditemukan siswa yang nongkrong pada malam hari sambil mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang di sekitar kompleks beberapa SMP.
“Ada yang mendampingi. Usianya kelas 1 dan kelas 2 SMP,” ujarnya.





