JABARNEWS | CIANJUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memperingatkan masyarakat untuk waspada menyusul prediksi cuaca ekstrem selama tiga hari ke depan. Hujan deras disertai angin kencang berpotensi melanda sebagian besar wilayah Cianjur, khususnya daerah rawan bencana.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, hingga pohon tumbang.
“Kami berkoordinasi dengan 360 Relawan Tangguh Bencana di tiap desa dan kecamatan untuk meningkatkan pengawasan, melaporkan tanda-tanda bencana, dan melakukan langkah antisipasi cepat,” kata Asep dalam keterangan yang diterima, Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan hingga deras disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di Cianjur dalam tiga hari ke depan. Kondisi ini diperparah karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk zona merah bencana tertinggi di Jawa Barat.
Selain itu, menjelang musim mudik Lebaran, BPBD Cianjur bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait menyiagakan alat berat di titik-titik rawan longsor guna penanganan cepat apabila jalur utama tertutup bencana.





