JABARNEWS | CIREBON – Warga Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, dibuat resah setelah serangkaian getaran tak biasa terjadi dalam dua hari berturut-turut. Fenomena ini memicu kepanikan karena terjadi berulang dalam waktu singkat tanpa penjelasan pasti.
Getaran terakhir terjadi pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.18 WIB dan kembali terasa tiga menit kemudian. Sebelumnya, Sabtu (18/4), warga juga melaporkan kejadian serupa pada sore hari. Dampaknya, ratusan warga di sejumlah titik seperti Blok Beledug, Blok Karang Anyar, dan Blok Tari Kolot berhamburan keluar rumah.
Perangkat Desa Cipanas, Toyib, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut adanya kerusakan ringan pada bangunan warga.
“Ada satu rumah yang mengalami kerusakan di bagian plafon dan tembok,” ujarnya.
Penjelasan awal disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika wilayah Bandung, Teguh Rahayu. Berdasarkan data sensor, getaran sempat terekam, namun dalam intensitas yang sangat kecil.





