JABARNEWS | BANDUNG – Faunaland Indonesia menyatakan kesiapan mengikuti proses pemilihan mitra Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) pengelolaan Kebun Binatang Bandung yang saat ini dibuka Pemerintah Kota Bandung.
Perusahaan pengelola kawasan konservasi tersebut menawarkan konsep konservasi urban yang menggabungkan fungsi edukasi, ruang hijau kota, kesejahteraan satwa, hingga ruang interaksi masyarakat perkotaan.
CEO Faunaland Indonesia, Danny Gunalen mengatakan Kebun Binatang Bandung memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang konservasi modern di tengah kota.
“Bandung memiliki karakter kota yang kreatif, hijau dan sangat dekat dengan aktivitas komunitas serta keluarga muda. Karena itu kami melihat Kebun Binatang Bandung memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ruang konservasi urban yang tidak hanya sehat bagi satwa, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan ruang hijau yang hidup bagi masyarakat,” ujar Danny dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Faunaland selama ini dikenal mengelola kawasan konservasi di wilayah perkotaan seperti Faunaland Ancol Jakarta dan Faunaland Buperta Cibubur. Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan posisi Kebun Binatang Bandung yang berada di pusat kota dan telah lama menjadi ruang interaksi masyarakat lintas generasi.





