Ada 15 titik Rawan Banjir Kabupaten Bekasi, Antisipasi Gangguan Listri Gimana?

ilustrasi, Banjir. (Dodi/Jabarnews)

JABARNEWS | BEKASI – PT PLN (Persero) Unit Pelayanan Pelaksana Pelanggan Cikarang menyiagakan personel di 15 titik rawan banjir wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk memastikan kehandalan pasokan listrik.

“Untuk mengantisipasi gangguan kelistrikan akibat banjir, kami siagakan personel gabungan dari seluruh unit layanan pelanggan serta mitra yang disebar ke titik-titik rawan banjir,” kata Manajer PLN UP3 Cikarang Ansats Pram Andreas Simamora di Cikarang, Kamis 13 Januari 2022

Personel siaga banjir terdiri atas 21 petugas divisi MUP3, MBJAR, SPV HAR, SPV OP dan staf, MULP, serta SPV TEK, 42 petugas layanan teknik, empat orang Jaskon SKTM, empat petugas Jaskon SUTM, lima regu Jointer, serta satu tim kubikel.

Baca Juga:  Pengadilan Negeri Sei Rampah Tangani Perkara Sebanyak 1357 Selama Tahun 2021

“Kita siagakan petugas dari berbagai bidang. Saya sendiri akan memantau langsung bersama manajer bagian jaringan (MBJAR), supervisor pemeliharaan (SPV HAR), supervisor operasi (SPV OP), manajer unit layanan, dan supervisor teknik (MULP dan SPV TEK),” katanya.

Ansats menjelaskan personel siaga banjir itu disebar ke 15 titik rawan banjir yang menjadi fokus penanganan antara lain Cikarang Baru, Desa Bojong Waringin, Desa Labansari, Ciherang Pebayuran, dan Telaga Harmoni Pasir Randu. Kemudian di Perumahan Bekasi Regency, Desa Tridayasakti, Desa Mekarsari, Desa Mangunjaya, Desa Setiamekar, Perumahan Villa Mutiara Cibitung, Kampung Selang, Desa Telaga Asih, Desa Wanasari, serta Perumahan Villa Mutiara Jaya.