Banjir di Sergai Terus Meluas, DPRD Sesalkan Pemkab Kurang Serius Menangani

JABARNEWS | SERDANG BEDAGAI – Banjir yang terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai terus meluas ke beberapa daerah termasuk Kecamatan Sei Rampah hingga mengakibatkan ratusan jiwa menjadi korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sergai dianggap masih kurang serius dalam hal penanganan banjir yang sudah mencapai 30 sampai 50 centimeter itu. Pasalnya, Pjs Bupati Sergai masih belum mengetahui data rinci terkait banjir tersebut.

Selain Pjs Bupati Sergai, Kepala BPBD Sergai, Henri Suharto masih belum melakukan tindakan untuk melakukan evakuasi di lokasi banjir.

Baca Juga:  Bocah Terluka Bakar Petasan Warga Cilaku Cianjur Telah Dirawat di RSUD Cianjur

“Ada tamu pengusaha dikantor, habis ini mau melayat,” kata Henri Suharto melelui pesan singkatnya, Senin (23/11/2020).

Wakil Ketua DPRD Sergai, Siswanto menyesalkan adanya koordinasi yang kurang di jajaran Pemkab Sergai, ia juga mengatakan keseriusan Pemkab dalam menanggulangi banjir ini seperti tidak terlihat.

“Kita sesalkan Pjs Bupati belum mengetahui jumlah jiwa yang terdampak banjir,” kata Siswanto saat dihubungi Jabarnews, Senin (23/11/2020).

Baca Juga:  Polsek Pasawahan Ajak Warga Purwakarta Taati Protokol Kesehatan

Padahal katanya, banjir yang terjadi di Sei Rampah itu merupakan banjir tahunan setiap musim hujan disebabkan lokasi tersebut dataran rendah dan berada persis dekat bantaran sungai Bedagai.

“Setiap musim hujan lokasi tersebut selalu banjir disebabkan dekat bantara sungai Bedagai,” ucapnya.

Menurut dia, BPBD Sergai seharusnya tanggap dan respons dengan musibah banjir yang terjadi. Saat ini katanya, masyarakat sudah resah tapi belum ada upaya yang dilakukan pihak BPBD, baik mendirikan posko darurat dan posko kesehatan.

Baca Juga:  Gasak Mobil Milik Sopir Taksi Online, Warga Ciamis Jadi Penghuni Sel Mapolresta Bandung

“Sampai saat ini kita lihat kinerja Kepala BPBD Sergai, Henri Suharto sangat lemah dalam menghadapi banjir yang terjadi,” tambahnya.

Untuk diketahui, di beberapa titik lokasi banjir masih belum ada bantuan dari Pemkab Sergai, baik bantuan pangan, air bersih, pos darurat maupun posko kesehatan. (Ptr)