Daerah

Banjir Sei Rampah Semakin Parah, Ribuan Rumah Terendam

×

Banjir Sei Rampah Semakin Parah, Ribuan Rumah Terendam

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | SERDANG BEDAGAI – Banjir terjadi di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai semakin parah dengan debit air lebih 1 meter setelah diguyur hujan dan meluapnya sungai Bedagai.

Pantauan Jabarnews, Minggu (6/12/2020), meningkatkan debit air mengakibatkan seribuan rumah di beberapa desa di Kecamatan Sei Rampah terendam banjir. Daerah terdampak di Dusun 1, Dusun 3, Dusun 2, Dusun 7, Dusun 8 Desa Sei Rampah, kemudian Desa Cempeda Lobang, Desa Sei Rejo dan Desa Firdaus dengan ketinggian air berkisar antara 30 sampai 1,5 meter.

Baca Juga:  Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan, Komjen Listyo Sigit: Hukum Harus Ditegakkan

Tiga posko didirikan BPBD dan Dinas Sosial di Dusun 1 Gang Kancil, Dusun 1 Sei Sinangkong dan Dusun 3 Simpang Mesjid dijadikan tempat mengungsi warga yang terdampak banjir.

Warga gang Kancil, Mamek mengaku terpaksa tinggal di tenda pengungsi akibat rumahnya terendam banjir, selain itu di tenda pengungsi telah tersedia makanan yang disiapkan warga dari dapur umum. Untuk stok makanan di dapur umum telah cukup untuk pengungsi.

Baca Juga:  Jalur Afirmasi RMP Tak Harus Penerima Bansos, Ini Penjelasan Disdik Kota Bandung

“Untuk stok makanan dalam beberapa hari cukup, tapi kalau bisa kembali ditambak mengingat banjir terus meluas,” ucapnya.

Sementara itu warga Kampung Mandailing, Sutar mengaku pasrah tidak dapat masuk kedalam rumah akibat ketinggian air dalam rumah lebih 1 meter sehingga dia terpaksa mengungsi kerumah warga.

Baca Juga:  Jelang Pawai Juara Persib, Polrestabes Bandung Sita Ribuan Botol Miras dan Kerahkan 2.800 Personel

“Pasrah aja, karena air dalam rumah lebih 1 meter,” ucapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Sei Rampah, Munajat mengakui banjir semakin meluas akibat curah hujan cukup tinggi terjadi, Sabtu (5/12/2020) sore dan meluapnya sungai Bedagai.

“Sejak Minggu dinihari, ketinggian air kembali terjadi, warga kita minta waspada melihat banjir semakin parah,” ujarnya.

Penulis: Ahmad Putra

Tinggalkan Balasan