Para pelaku usaha, kata dia, berusaha menjalankan aktivitas ekonomi secara tertib tanpa mengganggu ruang publik.
Putri juga menilai pola perdagangan saat ini mengalami perubahan besar, terutama setelah berkembangnya transaksi digital. Karena itu, pedagang perlu menyesuaikan strategi pemasaran agar produknya tetap diminati pasar.
Menurut dia, para pelaku usaha tidak cukup hanya mengeluhkan penurunan penjualan. Evaluasi terhadap kualitas produk, cara promosi, hingga strategi penjualan menjadi langkah penting agar usaha tetap bertahan di tengah persaingan.
Pemerintah daerah, kata Putri, akan melibatkan Komite Ekonomi Kreatif untuk membantu para pedagang meningkatkan kreativitas produk serta memperkuat pola promosi.
Sementara itu, Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, menjelaskan Ramffest 2026 digelar selama dua hari, 5–6 Maret 2026. Festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Garut ke-213.





