Daerah

Disebut Penjahat Karena Tutup Tambang Ilegal, Dedi Mulyadi: Saya Hanya Menegakkan Aturan!

×

Disebut Penjahat Karena Tutup Tambang Ilegal, Dedi Mulyadi: Saya Hanya Menegakkan Aturan!

Sebarkan artikel ini
Karikatur Dedi Mulyadi. (Foto: Dodi/Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi mendapat tudingan negatif karena menjadi penyebab penutupan tambang ilegal. Protes dari ratusan orang, termasuk sopir truk, berlangsung di depan DPRD Subang untuk menentang keputusan tersebut.

“Dedi Mulyadi disebut penjahat. Perasaan saya selama ini baik kepada sopir. Kalau ada yang ban mobilnya kempes di jalan tol, saya bantu. Kalau ada yang terguling, saya juga bantu,” ujar Dedi dalam unggahan di Instagram-nya @dedimulyadi71.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Usulkan Bandara Kertajati Jadi Pusat Industri Pertahanan Nasional

Dalam unggahan tersebut, Dedi terlihat menaiki truk dan berdialog dengan salah satu sopir yang tidak terlibat dalam aksi demo. Ia menjelaskan alasannya menutup tambang ilegal.

Baca Juga:  Segini Kuota Jamaah Haji 2022 Untuk Kabupaten Purwakarta

“Penutupan ini bukan untuk mematikan usaha sopir, tetapi untuk menghentikan praktik orang-orang serakah. Mereka tidak mau membayar pajak, menjual pasir dengan harga sama seperti tambang berizin, dan enggan memperbaiki lingkungan yang dirusak,” jelasnya.

Baca Juga:  Herman Suryatman: Pergeseran APBD Jabar 2025 Capai Efisiensi Rp5,1 Triliun

Dedi juga menyoroti pernyataan salah satu demonstran yang mengaku tidak makan selama 18 hari, padahal penutupan tambang baru berlangsung seminggu. Ia menegaskan, kebijakan ini ditujukan untuk kepentingan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2