JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai menyusul lonjakan harga yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kenaikan harga plastik dipicu oleh meningkatnya harga bahan baku petrokimia yang bergantung pada minyak bumi dan gas.
“Plastik merupakan turunan dari produk petrokimia yang bergantung pada minyak bumi dan gas. Ketika harga energi meningkat, produksi menurun dan harga plastik ikut naik,” kata Farhan dalam keterangan yang diterima, Rabu (22/4/2026).
Ia mengungkapkan harga plastik yang sebelumnya berkisar Rp15 ribu kini dapat mencapai Rp40 ribuan per paket dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengandalkan kemasan plastik untuk layanan bawa pulang.





