Daerah

Duh! Populasi Lobster di Pangandaran Turun, Ini Penyebabnya

×

Duh! Populasi Lobster di Pangandaran Turun, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Lobster. (Foto: Kompas/com).
Ilustrasi Lobster. (Foto: Kompas/com).

Menurut Mega, seharusnya udang lobster baru bisa ditangkap dan dikonsumsi setelah beratnya mencapai 2 ons hingga 1 kilogram dengan harga antara Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta.

“Selain mudah ditangkap harga baby lobster cukup menggiurkan karena satu ekor baby lobster dihargai Rp. 3.000 sampai Rp 15.000 per ekor,” jelasnya.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Minta Sekda Kabupaten Kota se-Jabar Percepat Vaksinasi Covid-19

Mega menyebutkan, maraknya penangkapan baby lobster menjadi pemicu menurunnya hasil tangkapan lobster siap konsumsi. Sekaligus jadi biang kerok menurunnya populasi lobster di laut Pangandaran.

Baca Juga:  Serahkan LKPD 2024 Unaudited, Sekda Jabar: Tata Kelola Keuangan Harus Berdampak

“Baby lobster yang mereka tangkap dijual ke pengepul, sementara menurut regulasi harusnya dijual ke tempat budidaya. Sayangnya sampai saat ini di Pangandaran belum ada pembudidaya lobster,” tandasnya. (Red)

Baca Juga:  Duh! Tambang Galian C di Pangandaran Banyak yang Belum Miliki Izin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2