Ia menjelaskan, langkah ini diambil untuk mendorong pemerataan akses pendidikan sekaligus mengurangi kepadatan siswa di sekolah-sekolah tertentu yang selama ini menjadi favorit.
“Kami harapkan masyarakat tidak hanya terfokus pada satu sekolah saja, tetapi juga mempertimbangkan beberapa pilihan agar distribusi siswa lebih merata,” ujar Farhan.
Sejumlah proyek pembangunan telah mulai berjalan, termasuk pembangunan SD Bojongloa serta SMP Negeri 75 Bandung sebagai unit sekolah baru. Selain itu, Pemkot juga merencanakan penambahan SMP negeri di enam kecamatan yang saat ini masing-masing hanya memiliki satu sekolah negeri. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





