Daerah

Gas Air Mata Jadi Awal Tragedi Berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang

×

Gas Air Mata Jadi Awal Tragedi Berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang

Sebarkan artikel ini
Tangkap layar-Kericuhan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang saat laga Arema FC VS Persebaya pada Sabtu (2/10/2022). (Foto: Istimewa).
Tangkap layar-Kericuhan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang saat laga Arema FC VS Persebaya pada Sabtu (2/10/2022). (Foto: Istimewa).

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta menyatakan bahwa penembakan gas air mata ke tribun penonton sudah sesuai prosedur.

Dia menyebutkan bahwa pihak kepolisian berupaya untuk menghalau oknum suporter yang memasuki lapangan dan sebagian mengejar pemain yang berlari ke ruang ganti.

Baca Juga:  TGIPF Sudah Kantongi Hasil Penelusuran Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Hari Ini Lakukan Analisis

“Para supoter berlarian ke salah satu titik di Pintu 12 Stadion Kanjuruhan. Saat terjadi penumpukan itulah, banyak yang mengalami sesak napas,” kata Nico dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022) pagi.

Baca Juga:  Sewindu PWI Kota Bandung Konsisten Berbagi Takjil, 400 Paket Disalurkan di Hari Ke-9 Ramadan 1447 H

Dia menyebutkan, penembakan gas air mata itu sudah sesuai prosedur. Menurutnya, dari sekitar 42.288 suporter, tidak semuanya turun ke lapangan.

Baca Juga:  Ini Strategi Polres Purwakarta Amankan Libur Nataru

Nico memperkirakan, jumlah suporter yang masuk lapangan sebanyak 3.000 orang.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan