Daerah

KAHMI Sebut Sistem Sosial Ribawi Lebih Berbahaya dari Politik Identitas

×

KAHMI Sebut Sistem Sosial Ribawi Lebih Berbahaya dari Politik Identitas

Sebarkan artikel ini
KAHMI
Koordinator Presidium MD KAHMI Dedi Amrullah Hasba. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menegaskan bahwa sistem sosial ribawi mengancam negara ini.

Koordinator Presidium MD KAHMI Dedi Amrullah Hasba mengatakan, sistem sosial ribawi sangat berbahaya jika dibandingkan dengan politik identitas.

Baca Juga:  Hendak ke Malaysia Lewat Jalur Tikus, Puluhan PMI Diamankan di Batubara

“Bukan politik identitas yang mengancam negara indonesia, melainkan sistem sosial yang ribawi,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Jumat (31/3/2023).

Baca Juga:  12 Orang Mendaftar Jadi Calon Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Purwakarta, Ini Nama-namanya

Dia menjelaskan, sistem tersebut mengharuskan orang saling mengeksploitir kelemahan orang lain untuk keuntungan pribadi.

“Termasuk juga riba ketika kekuasaan atau orang kuat mempergunakan kekuatannya untuk mengeksplotir si lemah, ini yang akan membuat negara hancur,” jelasnya.

Baca Juga:  Sekolah di Cianjur Kembali Terapkan PTM 50 Persen, Ini Kata Disdikpora
Pages ( 1 of 2 ): 1 2