“Musik adalah bahasa universal yang mampu mempererat silaturahmi dan membuka ruang ekspresi perempuan untuk berani bersuara,” ujarnya.
Selain lomba nyanyi, KPWI juga menggelar lomba kebaya sebagai upaya melestarikan budaya warisan leluhur sekaligus memperkuat identitas perempuan Indonesia. Para peserta tampil berjalan di atas catwalk mengenakan kebaya dengan penuh percaya diri.
“Perempuan harus mampu menyelaraskan ketegasan dalam berjuang dengan kelembutan dalam berekspresi,” kata Ike.
Konsep emansipasi perempuan dalam kegiatan tersebut juga diperkuat melalui sesi olahraga ROZFIT yang dipandu atlet binaraga nasional dan internasional Anoy Roz. Dalam acara itu, Anoy turut menjadi panitia dan juri lomba nyanyi sekaligus memimpin latihan kebugaran.
“Program workout tetap bisa dilakukan meski peserta KPWI mengenakan kebaya, samping, dan selop tinggi. Kami menggunakan gerakan low training yang tetap melatih otot dan cardio,” ujar Anoy.





