JABARNEWS | CIMAHI – Tiga warga dilaporkan meninggal dunia dalam rentetan kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah hukum Polres Cimahi pada Sabtu (2/5/2026). Ketiga insiden terjadi di lokasi berbeda di Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat dalam rentang waktu kurang dari tiga jam.
Kasi Humas Polres Cimahi, Gofur Supangkat, membenarkan seluruh kejadian tersebut.
“Benar, dalam sehari ada tiga insiden tertemper kereta di wilayah kami, dan semua korban meninggal dunia,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Insiden pertama terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Korban, Uum Sopandi (66), tewas setelah tertemper kereta Argo Parahyangan saat berjalan di atas rel. Korban sempat terjatuh ke lembah dengan luka berat di bagian kepala.
Selang 40 menit kemudian, kejadian serupa terjadi di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah. Korban bernama Wahyudi (41) diduga memaksakan diri menyeberang rel meski sudah diperingatkan warga, hingga akhirnya tertemper kereta lokal yang melintas.





