Pasca Banjir, 4 Instansi Pemkot Bekasi Masih Lumpuh

JABARNEWS | KOTA BEKASI – Empat instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi di Jalan Juanda, Kecamatan Bekasi Timur masih lumpuh pasca banjir yang terjadi selama dua hari di titik tersebut. Pegawai di instansi tersebut masih fokus bersih-bersih lumpur dan menginventarisasi perlengkapan yang terdampak.

Dilansir dari laman Merdeka.com, empat instansi pemerintah itu adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pendapatan Daerah, dan Dinas Sosial. Tampak sejumlah masyarakat harus pulang lagi karena tak ada pelayanan publik.

Baca Juga:  Ini Harapan Penjabat Bupati Untuk Kapolres

Sejumlah pegawai tampak mengeluarkan dokumen dan perlengkapan kerja ke halaman kantor. Sebagian lagi berada di dalam ruangan untuk membersihkan lumpur sisa banjir.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kota Bekasi, Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya berupaya memulihkan pelayanan di kantornya.

Baca Juga:  Ada Ojek Perempuan Gandeng Dedi Mulyadi

“Pelayanan kependudukan masih bisa dilakukan di 12 kecamatan dan mal pelayanan publik,” ujar Taufik.

Dampak banjir menyebabkan hampir 50 persen berkas arsip catatan sipil dan register pencatatan sipil rusak. Lalu 30 unit komputer, 25 alat perekam kartu tanda penduduk elektronik, dan dua alat validasi data kependudukan, dan 3 kendaraan operasional pelayanan keliling juga rusak.

Baca Juga:  Mengenal Manfaat Air Tajin Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Cegah Kanker

“Banjir meremdam tempat pelayanan di lantai satu hingga satu meter,” katanya.

Adapun banjir di titik ini disebabkan luapan Kali Bekasi. Selain kantor pemerintahan, ribuan rumah penduduk dan dua rumah sakit swasta juga terendam, paling parah di perkampungan gang mawar dan Vila Taman Kartini dengan ketinggian mencapai empat meter. Banjir di lokasi ini baru surut kemarin sore. (Red)