Pemakaman Jenazah Pelaku Pembunuhan di Tapanuli Tengah Ditolak Warga Sitahuis

Ilustrasi - Jenazah.

JABARNEWS I TAPANULI TENGAH – Pelaku pembunuhan di Dusun I, Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit Pandan, Tapanuli Tengah.

Jenazah MS terpaksa dibawa ke Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara setelah warga Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah menolak pelaku dimakamkan di Desa Mereka.

Baca Juga:  Pertahankan Koulibaly, Napoli Tolak Rp 1,4 Triliun dari MU

Kasi Humas Polres Tapteng AKP Horas Gurning mengatakan, pelaku MS (55) sempat menjalani perawatan di RS Pandan, Tapanuli Tengah akibat luka dibagian perut setelah mencoba bunuh diri setelah membunuh Hasiholan Lumban Tobing (50).

Baca Juga:  Sungai Deli Meluap, Puluhan Rumah di Medan Terendam Banjir

“Meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka dibagian perut,” katanya, Senin (25/7/2022).

Kata dia, mayat MS terpaksa dibawa ke Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara untuk dikuburkan, karena warga Desa Rampa menolak mayatnya dimakamkan di desa mereka.

Baca Juga:  Dibonceng Kekasih, Perempuan Asal Serdang Bedagai Tewas Ditabrak Truk