Menurutnya tidak ada informasi resmi yang mengalir ke keluarga. Setiap perkembangan sidang, keluarga harus mencari tahu sendiri informasinya.
Kejanggalan yang dinilai paling mencolok terjadi ketika sidang pembacaan putusan yang sudah dijadwalkan pada Selasa (5/5/2026) pekan lalu batal digelar. Keluarga sudah hadir dan menunggu, namun sidang tak kunjung dimulai.
“Katanya masih ada yang perlu didiskusikan lagi,” tuturnya, mengulang alasan yang diterima dari pihak terkait.
Kakak Dina berharap sidang berikutnya tidak mengalami nasib serupa. Ia secara khusus memohon kepada Dedi Mulyadi untuk dapat mendampingi keluarganya dalam proses hukum yang masih berjalan.
“Jadi saya sebagai kakak memohon dan meminta kepada Kang Dedi supaya dampingin keluarga saya supaya adik saya mendapatkan keadilan seadil-adilnya,” tegasnya.





