“Ini merupakan bentuk penghargaan kami atas dedikasi beliau dalam membangun kompetensi manufaktur,” kata Darma.
Mesin CNC KHD 40e dirancang dengan pendekatan edukasi, yang ditujukan untuk kebutuhan praktik pembelajaran di institusi pendidikan maupun pengembangan lebih lanjut di sektor industri. Angka “40” merujuk pada kapasitas travel mesin sebesar 400 milimeter, sementara “e” menunjukkan fungsi education.
Secara teknis, mesin ini memiliki bobot sekitar 1.000 kilogram dengan tingkat kandungan lokal mencapai 80 persen. Sisanya merupakan komponen standar yang masih menggunakan pasokan umum. Mesin ini juga memiliki kecepatan spindle hingga 6.000 RPM.
Selain itu, Polman Bandung memastikan adanya layanan purna jual sebagai bagian dari dukungan terhadap pengguna, terutama dalam konteks pendidikan dan industri yang membutuhkan keberlanjutan operasional.
Peluncuran mesin ini menjadi bagian dari upaya Polman Bandung untuk memperkuat peran sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya menghasilkan sumber daya manusia, tetapi juga berkontribusi langsung dalam inovasi teknologi manufaktur nasional. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





