Daerah

Potret Pendidikan di Tasikmalaya: Dibully Karena Miskin hingga Dituduh Lakukan Pelecehan, Korban Sempat Ingin Bunuh Diri

×

Potret Pendidikan di Tasikmalaya: Dibully Karena Miskin hingga Dituduh Lakukan Pelecehan, Korban Sempat Ingin Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Korban Perundungan
Ilustrasi korban perundungan. (Foto: Unsplash).
Ilustrasi Korban Perundungan
Ilustrasi korban perundungan. (Foto: Unsplash).

Dia menceritakan, kejadian berawal saat korban biasa membangunkan santriwati dengan berkeliling. Saat membangunkan itu, tiba-tiba seorang santriwati di kobong menangis.

“Santriwatinya mengaku mau dilecehkan, padahal anak saya tidak masuk ke kobong santriwati,” cerita dia.

Baca Juga:  Inilah Daerah di Jawa Barat yang Jadi Prioritas MyPertamina

A menuturkan, saat kejadian tersebut korban sempat dipukul santri lain sampai bajunya robek. “Sesudah kejadian itu sempat ada pemukulan, bahkan bajunya juga robek-robek, karena dipukul sama santri lain,” bebernya.

Baca Juga:  Tak Perlu Khawatir Langka, Pemerintah Kota Tasikmalaya Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng Cukup

“Padahal anak saya dari faktor kejiwaannya juga tidak mungkin melakukan pelecehan seksual. Kepribadian anak saya masih anak kecil, karena melihat kesehariannya saja belum ada rasa malu, jualan layang-layang juga jalan kaki tidak malu,” tambahnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dorong UIII Jadi Etalase Budaya Sunda di Kancah Internasional

Menurut A, anaknya sempat trauma bahkan pulang ke rumah orang tua juga takut. Pernah sekali waktu, anaknya mau bunuh diri atau mengakhiri hidupnya.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34