JABARNEWS | BANDUNG – UKM Taekwondo UNPAR benar-benar menunjukkan taringnya di sepanjang kalender turnamen 2024-2025 dengan memborong puluhan medali dari level regional hingga internasional. Menariknya, rentetan prestasi gemilang ini didominasi oleh deretan ‘atlet tangguh’ dari Fakultas Hukum yang sukses menyapu bersih podium di berbagai kejuaraan bergengsi.
Hujan Medali dari UIN hingga Level Internasional
Rentetan kesuksesan ini bermula saat tim melawat ke ajang UIN Taekwondo Championship 6 2024. Dalam turnamen tersebut, delegasi UNPAR sukses membawa pulang total 12 medali.
Rifqa Munira (Kedokteran) dan Keira Callerista (Arsitektur) menjadi pembuka jalan dengan raihan medali emas. Selain itu, barisan atlet dari Fakultas Hukum seperti Hugo Seiya Ardy dan Jennifer Christian Liemanto turut menyumbang perak. Tak berhenti di sana, delapan medali perunggu lainnya juga berhasil dikantongi oleh rekan setim mereka.
Dominasi Fakultas Hukum di Panggung Dunia
Tren positif berlanjut ke kancah internasional. Pada ajang Pugnator Yogyakarta Sport Tourism Taekwondo International Open Championship 2025, tim UNPAR membuktikan kelasnya. Mereka berhasil mengamankan 3 medali perak dan 5 perunggu di tengah persaingan atlet mancanegara.
Lagi-lagi, nama-nama dari Fakultas Hukum mendominasi daftar juara. Jennifer Christian Liemanto dan Rava Sabiya Putra sukses meraih perak di Yogyakarta. Keberhasilan ini semakin mempertegas bahwa fakultas tersebut merupakan lumbung atlet berbakat bagi universitas. Selain itu, pada Kejati Banten Cup 2025, tim kembali tampil perkasa dengan koleksi 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.
Filosofi Mental Juang di Balik Prestasi
Mengapa tim ini begitu konsisten? Ketua UKM Taekwondo UNPAR, Vanessa Olivia Carla, menjelaskan bahwa raihan ini bukan sekadar soal bakat. Menurutnya, UKM adalah tempat pembentukan disiplin dan solidaritas yang kuat.
”Berbagai perjalanan yang telah kami lalui juga menghadirkan pencapaian prestasi yang membanggakan,” ungkap Vanessa. Ia menambahkan bahwa setiap proses latihan menempa mental juang setiap anggota. Baginya, prestasi-prestasi ini adalah bukti nyata dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri di bidang bela diri.
Misi Baru: Membidik Kejuaraan Tasik Open 9
Menatap tahun 2026, UKM Taekwondo UNPAR tidak ingin terlena dengan kejayaan masa lalu. Mereka kini tengah mematangkan persiapan untuk terjun di Kejuaraan Taekwondo Tasik Open 9.
Vanessa menegaskan bahwa turnamen di Tasikmalaya tersebut akan menjadi tantangan baru bagi timnya. “Taekwondo Championship di Tasikmalaya akan menjadi langkah awal UKM Taekwondo UNPAR di tahun 2026 ini,” ujarnya dengan optimis. Vanessa juga menyebutkan bahwa ajang ini bukan sekadar pertandingan, melainkan awal perjalanan untuk kembali membuktikan kemampuan tim.
Infografis: Rekapitulasi Prestasi UKM Taekwondo UNPAR
- UIN Taekwondo Championship 6: 2 Emas, 2 Perak, 8 Perunggu.
- Bali Taekwondo Indonesia Championship: 1 Perak, 2 Perunggu.
- Yogyakarta International Open 2025: 3 Perak, 5 Perunggu.
- Kejati Banten Cup 2025: 3 Emas, 3 Perak, 4 Perunggu.
- Target Berikutnya: Tasik Open 9 (Tahun 2026).,(Red)





