“Jawa Barat ini memang lumbungnya Partai Golkar,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Misbakhun juga menyoroti kondisi ekonomi global yang dinilai semakin berat akibat konflik geopolitik dunia, mulai dari perang Rusia-Ukraina hingga ketegangan di Timur Tengah.
Menurutnya, dampak konflik tersebut memicu lonjakan harga energi dunia dan memberikan tekanan terhadap perekonomian nasional, termasuk beban subsidi energi pemerintah.
“Harga minyak melewati 100 dolar per barel dan itu memberikan tekanan kepada seluruh dunia,” katanya.
Ia menyebut pemerintah tetap berupaya mempertahankan subsidi energi demi menjaga daya beli masyarakat. Karena itu, SOKSI dan Partai Golkar disebut harus memberikan dukungan politik terhadap kebijakan pemerintah.





