Imara menegaskan, konsumsi minuman keras kerap menjadi pemicu berbagai tindak kriminalitas, mulai dari perkelahian, gangguan ketertiban umum, hingga kecelakaan lalu lintas.
“Kami meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya untuk mencegah peredaran dan konsumsi miras yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” katanya.
Selain razia, kepolisian juga akan mengintensifkan patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan keamanan selama rangkaian perayaan Idulfitri.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras serta berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan potensi gangguan kamtibmas. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





