Menurut Asep, penanganan sampah di Waduk Saguling masih terkendala keterbatasan armada dan efisiensi anggaran daerah. Pemerintah daerah saat ini mengupayakan dukungan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat penanganan.
“Efisiensi anggaran dan keterbatasan armada menjadi tantangan. Kami sedang mengupayakan dukungan hibah dari pemerintah provinsi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bandung Barat, Ibrahim Adjie, mengatakan proses penanganan di lapangan juga terkendala belum adanya nota kesepahaman atau MoU terkait pengangkutan sampah di kawasan waduk.
“Belum ada MoU dengan DLH terkait pengangkutan sampah, sehingga tanggung jawab utama ada pada pengelola kawasan,” kata Ibrahim.
Meski demikian, DLH tetap melakukan penanganan sementara sambil menunggu kejelasan pola kerja sama antarinstansi.





