Daerah

Tumpukan Sampah Menuju Pantai Romantis, Bupati Sergai Terkejut

×

Tumpukan Sampah Menuju Pantai Romantis, Bupati Sergai Terkejut

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | SERDANG BEDAGAI – Tumpukan sampah berserak terlihar dipinggir jalan menuju lokasi wisata Pantai Romantis, tepatnya di Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (7/1/2020).

Lokasi yang bukan tempat penampungan sampah (TPS) itu, dari pantauan Jabarnews.com, terlihat tumpukan sampah yang dibuang merupakan sampah rumah tangga yang dibungkus kantong plastik dan sampah pedagang,

Hal yang disesalkan terdapat sampah yang diduga berasal dari pedagang seperti dari sebagian sampai terdapat kulit durian sudah membusuk sehingga mengeluarkan aroma tidak sedap.

Baca Juga:  Tatap Pilpres dan Pilgub 2024, Jabar Hegar: AMIN Dulu, Baru Kang Haru

“Sangat mengganggu tumpukan sampah ini, selain jorok juga mengeluarkan aroma tidak sedap,” kata Lina pengendara melintas dilokasi tersebut, Selasa (07/01/2020).

Ia berharap, Bupati Serdang Bedagai agar melakukan tindakan tegas terhadap pejabat yang bertanggung jawab atas adanya tumpukan sampah yang mengganggu masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga:  Konflik Harga Lahan, Proyek KCIC Mangkrak

“Kami selaku masyarakat minta pak Bupati bisa menindak bawahnya yang kerja tidak becus,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Serdang Bedagai Panasean Tambunan mengatakan, apabila ada tumpukan sampah akan kita bersihkan dengan cara diangkat.

“Kalau ada sampah kita angkat, bila menumpuk lagi, angkat lagi,” bilangnya sambil tertawa, Selasa (7/1/2020).

Ditempat terpisah Bupati Serdang Bedagai, Soekirman berterimkasih atas informasi yang disampaikan jabarnews.com adanya tumpukan sampah menuju destinasi wisata. Ia menilai informasi tersebut sangat berharga.

Baca Juga:  Ada 800 Ribu Kasus, Ridwan Kamil Minta Setiap ASN Asuh Satu Anak Penderita Stunting

“Thanks informasi berharga tersebut,” tulisnya di whatsapp.

Menurut Soekirman, Pemkab Serdang Bedagai sudah mencanangkan program GEMAROSARI (Gerakan masyarakat membuat lobang sampah sendiri) dan GERAPPAH. Namun kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya belum maksimal.

“Bisakah kesadaran masyarakat tidak membuang sampah di pinggir jalan, itu kita harapkan,” ucapnya. (CR3)

Tinggalkan Balasan