Nasional

Atribut Koruptor, Perlukah?

×

Atribut Koruptor, Perlukah?

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | KARIKATUR Adanya gagasan tentang pemborgolan kepada para koruptor oleh KPK, menuai banyak kritikan dari masyarakat.

Dengan alasan pemborgolan bukanlah merupakan gagasan atau ide yang istimewa dalam memberikan efek jera kepada para kaum koruptor.

Baca Juga:  Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Hendak Melahirkan Anak Pertamanya

Revisi undang-undang terkait pemilihan Pilkada langsung misalnya, kiranya bisa lebih diperhatikan daripada aturan pemakaian rompi oranye ataupun pemborgolan.

Pasalnya pilkada langsung selama ini dianggap banyak mengundang munculnya koruptor-koruptor kakap di negeri ini tanpa aturan yang baik.

Baca Juga:  TIKI Tetap Layani Pengiriman saat Libur Lebaran

KPK sebagai lembaga anti rasuah kiranya menghasilkan kajian-kajian tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Rompi oranye ataupun pemborgolan dianggap masyarakat menghambur-hamburkan dana, untuk atribut yang tidak jelas atau tidak memberikan efek jera. (*)

Baca Juga:  Sudah 44 Tahun Tidak Terjadi Kasus Rabies di Purwakarta

Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tinggalkan Balasan