Nasional

Balita 3 Tahun Asal Purwakarta Positif Terinfeksi Virus Corona

×

Balita 3 Tahun Asal Purwakarta Positif Terinfeksi Virus Corona

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | PURWAKARTA – Seorang pasien dinyatakan dinyatakan positif corona setelah menjalani swab test. Pasien ini diketahui seorang balita dan menjadikan kasus positif corona kedua di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Sebanyak 32 orang yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah Kabupaten Purwakarta dinyatakan negatif setelah dilakukan rapid test.

Hal tersebut dilansir Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Covid-19 Kabupaten Purwakarta, saat menggelar rilis perkembangan Covid-19 di Purwakarta, pada Rabu (1/4/2020).

Baca Juga:  Sah! Prabowo Subianto Jadi Presiden Republik Indonesia Masa Bakti 2024-2029

“Pemeriksaan rapid test oleh Dinas Kesehatan sesuai protokol penanganan Covid-19 yang dilakukan kepada 32 orang dalam pemantauan hasilnya negatif,” kata Sekretaris Satgassus Covid-19 Purwakarta, Wahyu Wiebisono di Gedung Negara Bale Nagri, Rabu (1/4/2020).

Dijelaskan Wibi sapaan akrabnya, perkembangan penanganan wabah corona di wilayah Kabupaten Purwakarta, ada penambahan pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 18 orang, yang kini jumlah menjadi 184 orang.

Baca Juga:  Ingin Daftar Jadi Peserta Upacara HUT RI di Istana? Ini Caranya

“Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah masih 5 orang. Kami sampaikan juga untuk yang terkonfirmasi positif bertambah 1 orang, jumlahnya jadi 2 orang. Penambahan yang positif berasal dari Kecamatan Kiarapedes, Balita berusia tiga setengah tahun,” kata Wibi.

Sebagai catatan, lanjut dia, Satgassus Covid-19 Purwakarta saat ini kondisi Purwakarta masih relatif aman, belum masuk zona merah maupun transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Waduh! Bank Emok Picu Penyebaran Covid-19 di Kampung Ini, Hingga Harus Lockdown

“Sejumlah langkah-langkah preventif dilakukan otoritas untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Kita juga tetap melakukan desinfeksi fasilitas umum dan pemukiman oleh TNI-POLRI, DPKPB dan masyarakat. Dan masyarakat diminta tetap melakukan physical distancing (jaga jarak) agar tetap aman terhindar dari penularan Covid-19,” pungkasnya. (Gin)

Tinggalkan Balasan