“Ini adalah bentuk nyata kolaborasi strategis yang kami harapkan terus berlanjut diikuti oleh perusahaan lainnya,” jelasnya.
Kendaraan hibah itu digunakan sebagai sarana pelatihan vokasi kejuruan otomotif , bukan sekadar pajangan, melainkan media praktik langsung bagi calon tenaga kerja di bidang teknologi EV.
Langkah ini, menurut Afriansyah, merupakan bagian dari komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi Asta Cita dan Indonesia Emas 2045.
“Sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga pelatihan menjadi kunci agar Indonesia mampu menciptakan tenaga kerja yang produktif dan siap menghadapi tantangan masa depan di sektor green jobs,” pungkasnya.(red)




