Kata Pak Luhut, Harga Minyak Goreng di Jawa-Bali Sudah Capai Rp14 Ribu per Liter

Luhut Binsar Panjaitan

JABARNEWS | BANDUNG – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya menemukan keseimbangan antara target dari hulu hingga hilir terkait pengendalian minyak goreng.

Luhut menyampaikan, sosialisasi penggunaan aplikasi Peduli Lindungi bagi masyarakat yang ingin membeli Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) di pengecer resmi yang telah terdaftar di aplikasi SIMIRAH 2.0 maupun PUJLE juga masih berjalan.

Baca Juga:  Tinjau Operasi Pasar Murah Minyak Goreng, Ridwan Kamil: Semoga Ini Meringankan Beban Masyarakat

Namun masih banyak ditemui pengecer yang belum mengunduh QR Code Peduli Lindungi. Untuk itu, Menko Luhut meminta masa sosialisasinya diperpanjang.

Baca Juga:  Kabar Baik! Tempat Wisata di Garut Kembali Buka untuk Umum, Ini Aturannya

“Saat ini harga minyak goreng telah mencapai Rp14.000 per liter di Jawa-Bali, sehingga kebijakan di sisi hulu dapat kita mulai relaksasi secara hati-hati untuk mempercepat ekspor dan memperbaiki harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani,” kata Luhut dalam keterangan persnya seperti dikutip dari suara.com, Minggu (3/7/2022).

Baca Juga:  Masih Ingat Pak Ogah dI Film Si Unyil? Begini Sekarang Kondisinya

“Saya juga minta masa transisi dan sosialisasi penggunaan Peduli Lindungi yang tadinya 2 minggu, bisa diperpanjang selama 3 bulan. Kita harus memahami proses adaptasi yang masih dibutuhkan oleh teman-teman di lapangan,” tambahnya.