Ragam

Catut Program MBG, Belasan Pesantren di Jawa Barat Diduga Jadi Korban Penipuan

×

Catut Program MBG, Belasan Pesantren di Jawa Barat Diduga Jadi Korban Penipuan

Sebarkan artikel ini
Makan Bergizi Gratis MBG Ramadan 2026 kemasan sehat.
Ilustrasi menu siap saji dalam program MBG (Foto: BGN)

​Tak berhenti di sana, para pengasuh diminta menandatangani perjanjian commitment fee. Pihak DSN kemudian menunjuk kontraktor untuk mulai membangun fisik dapur dengan sistem pembayaran bertahap. Janjinya, seluruh biaya pembangunan yang dikeluarkan pesantren akan diganti (reimburse) setelah program berjalan.

Baca Juga:  Inilah Lima Destinasi Wisata Pantai Jawa Barat Yang Cocok Dikunjungi Saat Liburan

​Namun, janji tinggal janji. Setelah berbulan-bulan fisik bangunan berdiri, uang pengganti tak kunjung cair. Ironisnya, kantor DSN kini mendadak pindah dan pengurusnya hilang bak ditelan bumi.

​Menjual Aset demi Dapur Fiktif

​Dampak finansial yang diderita pesantren tidak main-main, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. KH Ade Abdurrahman, salah satu pengasuh pesantren asal Cirebon, menceritakan getirnya menjadi korban.

Baca Juga:  KUR BRI Dorong Supplier Ikan Jadi Pemasok Program MBG, Omzet Meningkat 100 Kg Per Hari

​“Saya pribadi sudah menjual mobil dan aset lainnya. Kami dari pesantren juga tercemar di masyarakat, padahal banyak warga berharap bisa bekerja di dapur MBG tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapan Pertandingan Pertama Premier League Dimulai? Simak Ini

​Koordinator Tim Hukum Korban, Afreindi Sikumbang, mengungkapkan fakta mengejutkan setelah menelusuri legalitas organisasi tersebut. Berdasarkan data Kementerian Koperasi, Koperasi Santri Nusantara ternyata tidak terdaftar.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3