JABARNEWS | BANDUNG – Pemudik yang melintasi wilayah Jawa Barat saat arus mudik dan balik Lebaran 2026 diminta meningkatkan kewaspadaan. Selain potensi kemacetan parah akibat lonjakan kendaraan, ancaman bencana hidrometeorologi juga diperkirakan membayangi sejumlah jalur utama.
Dinas Perhubungan Jawa Barat mengingatkan adanya potensi longsor di jalur selatan serta ancaman banjir rob di kawasan Pantai Utara (Pantura). Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kelancaran arus mudik jika tidak diantisipasi sejak dini.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengatakan wilayah selatan menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai karena curah hujan masih cukup tinggi.
“Kalau titik rawan bencana, sebagaimana diinformasikan BMKG, terutama ada di selatan. Wilayah itu rawan longsor karena curah hujan atau hidrometeorologi masih cukup tinggi,” kata Dhani dalam keterangan yang diterima, Selasa (10/3/2026).
Selain jalur selatan, kawasan Pantura juga dipantau karena berpotensi mengalami banjir rob yang dipicu kenaikan muka air laut.





