Daerah

Dedi Mulyadi Gaji Petani Rp2 Juta per Bulan untuk Tanam Pohon di Kaki Gunung Gede Pangrango

×

Dedi Mulyadi Gaji Petani Rp2 Juta per Bulan untuk Tanam Pohon di Kaki Gunung Gede Pangrango

Sebarkan artikel ini
Penertiban bangunan liar di sempadan sungai untuk atasi masalah irigasi Tasikmalaya.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Net)

JABARNEWS | CIANJUR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan upah Rp2 juta per bulan bagi petani di kawasan kaki Gunung Gede-Pangrango, Kabupaten Cianjur, yang bersedia beralih dari menanam sayuran menjadi pohon keras guna mengurangi risiko banjir dan longsor.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan kerusakan kawasan hutan di wilayah Puncak-Cipanas menjadi salah satu penyebab banjir dan longsor yang kini justru terjadi di daerah dataran tinggi.

Baca Juga:  PTM Kota Bandung Masih Dikaji, Jika Ada Peningkatan Covid-19 akan PJJ 15 Hari

“Banjir biasanya terjadi di dataran rendah, namun di kawasan Puncak-Cipanas terjadi di dataran tinggi. Hal ini karena kawasan hutan di kaki gunung beralih menjadi perkebunan sayur,” kata Dedi di Cianjur, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga:  Ditinggal Sejak Bayi, Sudah 17 Tahun Sinta Tak Tahu Kabar Ibunya di Malaysia

Menurutnya, alih fungsi lahan membuat daya serap air berkurang drastis sehingga air hujan langsung mengalir ke permukiman warga. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kampung di kawasan pegunungan mengalami banjir hingga longsor saat hujan deras mengguyur.

Baca Juga:  Safari Cinta Dedi Mulyadi Hadirkan Wayang Janda Satukan Warna Budaya Jawa dan Sunda

Sebagai langkah penanganan, Pemprov Jabar meminta petani melakukan penanaman pohon keras secara bertahap di lahan garapan mereka. Selama masa peralihan itu, pemerintah akan memberikan kompensasi berupa upah bulanan sebesar Rp2 juta kepada setiap petani.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2