JABARNEWS | BANDUNG – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam BBKSDA Jawa Barat menyiapkan langkah translokasi satwa dari Bandung Zoo sebagai upaya darurat jika belum ada kejelasan pengelola baru. Langkah ini difokuskan pada satwa dilindungi dan endemik guna menjamin keselamatan serta kesejahteraannya.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Jabar, Andri Hansen Siregar, mengatakan pemindahan akan dilakukan secara bertahap ke lembaga konservasi terdekat yang memiliki kompetensi sesuai jenis satwa.
“Langkah pertama, kami akan menyelamatkan satwa dilindungi ke lembaga konservasi khusus dan lembaga konservasi umum terdekat, yang memiliki kompetensi dalam penanganan satwa secara lebih spesifik,” ujarnya di Bandung, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, translokasi dilakukan bukan sekadar pemindahan lokasi, melainkan bagian dari upaya penyelamatan untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesejahteraan satwa tetap terjaga.
Ia menambahkan, Direktorat Jenderal KSDAE telah melakukan inventarisasi lembaga konservasi yang siap menerima satwa, mulai dari pusat penyelamatan primata, mamalia besar, hingga karnivora. Seluruh lembaga tersebut telah melalui proses verifikasi dan dinilai memiliki standar pengelolaan yang baik.





