Bebas PMK dan Antraks, Sebanyak 11.938 Ekor Hewan Kurban di Kota Bandung Layak Dikurbankan

Pemeriksaan Hewan Kurban
Pemeriksaan hewan kurban di Kota Bandung. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyatakan, selama 14 hari pemeriksan hewan kurban di Kota Bandung tidak ada yang terkena penyakit.

Tim Antemortem tersebut beranggotakan unsur dinas terkait, perhimpunan hewan, dokter hewan hingga perguruan tinggi. Dengan 183 personel Antemortem, pelaksaan pemeriksaan hewan kurban berjalan lancar.

Baca Juga:  Kolaborasi Strategis Dengan Shopee, Ridwan Kamil: Majukan Ekonomi Digital

“Setelah hampir 14 hari selama pemeriksaan ini, kondisi yang diperiksa relatif aman. Tidak ditemukan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) hingga penyakit Antraks,” kata Gin Gin di Masjid Agung Al Ukhuwah, Senin (17/6/2024).

Baca Juga:  Atlet Non Mendali PON XX dan Peparnas XVI 2021 di Kota Bandung Hanya dapat Kadeudeuh Rp5 Juta

Kendati demikian ditemukan hewan kurban yang tidak layak. Salah satunya umur yang belum memenuhi persyaratan penyembelihan.

Hingga 16 Juni 2024 telah terperiksa 15.904 ekor hewan kurban di 308 lokasi tempat penjualan. Jumlah tersebut terdiri dari 3.358 sapi, 12.406 domba, 139 kambing dan 1 kerbau.

Baca Juga:  Diskanak Garut Terjunkan Puluhan Personel untuk Periksa Kesehatan Hewan Kurban