Gegara Bercerai dengan Istri, Seorang Pemuda di Purwakarta Nekad Gantung Diri

Ilustrasi gantung diri. (Foto: Pixabay).

“Keluarganya juga bercerita, jika korban mengalami depresi sering melamun semenjak bercerai dengan istrinya. Saat dilakukan pemeriksaan visum luar oleh petugas medis dengan disaksikan pihak keluarga, tidak ditemukan luka mencurigakan yang mengarah penganiayaan sebelum korban meninggal gantung diri,” tutur Suparlan.

Atas kejadian tersebut, sambung dia, pihak keluarga yaitu kedua orang tua menghendaki untuk tidak dilakukan tindakan autopsi.

“Keluarga juga diterima sebagai musibah, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan dan mereka membuat surat pernyataan menolak dilakukan otopsi,” ungkap AKP Suparlan.

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (Gin).***