Keputusan pahit tersebut diambil demi menjaga keselamatan jemaah berdasarkan prinsip istitha’ah (kemampuan) kesehatan.
”Yang menunda keberangkatan itu ada empat orang, pasangan suami istri. Alasannya karena sakit dan ada juga karena pasangannya sakit sehingga ingin mendampingi,” ujar Nandang.
Kementerian Haji dan Umrah memastikan jemaah yang tertunda akan mendapatkan prioritas pada musim haji berikutnya, sembari menunggu kondisi kesehatan mereka pulih sepenuhnya. (rep)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





