Kisah PMI Asal Serdang Bedagai Korban di Kamboja, Diperbudak Penipuan Online, Tidak Dapat Target Dijual ke Negara Lain

Ilustrasi pekerja migran Indonesia. (Foto: infocovid19.lumajangkab.go.id)

Esoknya, kata RA, mereka diberangkatkan menuju tempat kerja berbatasan dengan negara Thailand. Setibanya di tempat kerja, mereka bergabung dengan pekerja lainnya berasal dari beberapa negara.

“Semua android pribadi kami disita pihak perusahaan, lalu kami diberi 3 unit android untuk bekerja,” ungkap dia.

Baca Juga:  Truk Terjun ke Sungai Usai Tabrak Perempuan di Serdang Bedagai, Evaluasi Berlangsung Korban Dramatis

Menurutnya, dalam satu ruangan kerja terdapat 20 orang pihak perusahaan menyediakan komputer yang digunakan untuk melakukan penipuan aplikasi online. Identitas dan foto semua pekerja di palsukan oleh perusahaan agar lebih mudah melakukan penipuan.

Baca Juga:  Tabrakan Maut di Tasikmalaya: Dua Orang Tewas, Mobil Terguling ke Sawah

“Nama dan foto kami semua dipalsukan agar dapat menipu orang melalui aplikasi online,” papar RA.

RA menambahkan, bagi pekerja warga Negara Indonesia pihak perusahaan menyediakan aplikasi online dengan Bahasa Indonesia, sementara pekerja dari negara lain menggunakan bahasa sesuai dengan negara asal pekerja tersebut.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Wisata Kuliner Buangan Diserbu Pengunjung