Mengenal Gedong Cai Tjibadak, Sumber Air Warga Bandung Selama Seabad

Gedong Cai Tjibadak, sumber air di Kota Bandung. (Yan/Jabarnews)

Informasi lainnya menyebut sumber air ini dibangun saat Pemerintah Hindia Belanda kala itu sedang berhadapan dengan wabah kolera. 

Kehadiran Gedong Cai Tjibadak juga merupakan upaya Pemerintah Bandung kala itu menyediakan air bersih buat masyarakat.

Baca Juga:  Jadwal Tayang Film di Bioskop CGV Kota Bandung

Filosofi nama Tjibadak itu sendiri berangkat dari nama cai badag dalam bahasa Sunda, alias air yang besar dalam bahasa Indonesia. 

Namun, ada pula sumber yang menyebut penamaan Cibadak berasal dari kondisi di kawasan ini yang dulunya dihuni badak.

Baca Juga:  Gelombang Ketiga Covid-19 Mengintai, Kota Bandung Perketat Libur Nataru

Kabarnya, nama wilayah Ledeng juga berawal dari istilah Waterleiding di era kolonial Belanda. Waterleiding itu sendiri berarti air yang besar. 

Baca Juga:  Lebih Cepat Menular, Masyarkat Diminta Waspadai Tiga Varian Baru Corona Ini

Kehebatan dan anugerah Gedong Cai Tjibadak tercermin dari limpahan air yang banyak. Saat itu, Gedong Cai Tjibadak menghasilkan debit air 50 liter per detik.