Ia menyebut Jawa Barat dipilih sebagai titik awal karena memiliki kekuatan UMKM yang besar dan dinilai siap bersaing di pasar internasional.
“Kami percaya, dengan dukungan logistik yang tepat, pelaku UMKM lokal dapat berkembang lebih cepat dan membawa produk Indonesia ke lebih banyak negara di dunia,” ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 2024, layanan Ninja Cross Border disebut telah melayani lebih dari 350 pengirim aktif dengan pertumbuhan volume pengiriman mencapai lebih dari 100 persen. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





