Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMAN 5 Bandung, Agus Ferdiana, menyatakan pihak sekolah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian.
“Hormati proses dari pihak kepolisian yang sedang berjalan untuk mengungkap fakta,” kata Agus.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak menyebarkan spekulasi maupun konten visual terkait kejadian tersebut.
Kasus ini sebelumnya mencuat setelah beredarnya video amatir yang memperlihatkan aksi bentrokan di kawasan Cihampelas pada Jumat (13/3) malam. Dalam rekaman tersebut terlihat korban tergeletak di pinggir jalan setelah diduga menjadi korban pengeroyokan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





