Tedy menilai peningkatan literasi bagi pelaku penyiaran menjadi langkah krusial agar batasan konten dipahami secara menyeluruh, terutama di tengah ketatnya persaingan industri.
“Nah, boleh jadi ketika saat berkreativitas ini, ada hal-hal yang kadang-kadang kita kelupaan. Kurangnya literasi, kurangnya sosialisasi, edukasi menjadi muncul pelanggaran-pelanggaran,” ujarnya.
Ia juga mendorong KPID Jawa Barat untuk memperkuat pengawasan langsung ke lembaga penyiaran, mengingat kondisi di lapangan dinilai lebih kompleks dibandingkan penyampaian materi di forum edukasi. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





