• Senin, 29 November 2021

11 Santri di Ciamis Tewas saat Susur Sungai, Pengamat Minta Disdik dan Pihak Pesantren Tanggung Jawab

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:53 WIB
  Ilustrasi tenggelam saat susur sungai.  (Dodi/JabarNews)
Ilustrasi tenggelam saat susur sungai. (Dodi/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Pengamat pendidikan Cecep Darmawan angkat bicara terkait insiden yang menewaskan 11 santri MTs Harapan Baru Pondok Pesantren (Ponpes) Cijantung di Kabupaten Ciamis saat kegiatan susur sungai.

Cecep Darmawan mengatakan, kegiatan yang menelan korban 11 santri MTs Harapan Baru itu harus segera dievaluasi.

Menurut Cecep Darmawan, kegiatan susur sungai santri MTs Harapan Baru itu harus dilakukan evaluasi oleh pihak-pihak terkait, terutama dalam hal standar operasional prosedur (SOP), terlebih kondisi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: 11 Santri di Ciamis Tewas saat Susur Sungai, Uu Ruzhanul Ulum: Mereka Mujahid Fisabilillah

Baca Juga: Petaka Saat Susur Sungai, 11 Siswa MTs Harapan Baru Pesantren Cijantung Ciamis Tewas

Baca Juga: Soal Inseden Susur Sungai Telan Korban Jiwa 11 Siswa, Ini Kata Ridwan Kamil

Tak hanya itu, Cecep Darmawan juga meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis dan pihak sekolah atau pesantren untuk bertanggungjawab atas insiden yang mewaskan 11 santri MTs Harapan Baru itu.

Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Tol Sedyatmo, Polisi Cari Petunjuk Lewat CCTV

Baca Juga: Uu Ruzhanul Ulum Beri Wejangan kepada Kafilah STQH Jabar, Ini Katanya

"Disdik Ciamis juga pihak sekolah harus bertanggungjawab dan evaluasi kegiatan yang dilakukan di alam yang sangat bahaya untuk setingkat anak SMP," kata Cecep Darmawan saat dihubungi, pada Minggu 17 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X